Surabaya, Jatimupdate.id - PT Puspa Agro memberikan dukungan penuh terhadap operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Sidoarjo.
Langkah ini diharapkan mampu menekan harga beras di pasaran yang belakangan terus merangkak naik.
Direktur Utama PT Puspa Agro, Mohammad Dyah Agusmuslim, menyebut masyarakat sangat antusias menyambut program ini.
Beras SPHP dijual Rp55.000 per kemasan 5 kilogram atau setara Rp11.000 per kilogram, jauh lebih murah dibanding harga beras medium di pasaran yang sudah menyentuh Rp13.000 per kilogram.
“Masyarakat berharap program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini bisa berlangsung lebih lama, setidaknya sampai harga beras benar-benar stabil,” ujar Agus kepada redaksi JatimUPdate.id, Kamis (18/9/2025).
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo, Widiyantoro Basuki, menegaskan operasi pasar atau gerakan pangan murah akan dimulai pada Rabu (17/9/2025).
Secara khusus dia meminta pemerintah desa aktif menyosialisasikan jadwal penjualan kepada warganya.
“Saya berharap balai desa sudah menyiapkan tempat penataan beras dan lokasi penjualannya. Target kami beras habis terjual setiap hari,” kata Widiyantoro.
Operasi pasar beras SPHP akan berlangsung mulai 17 hingga 22 September 2025, termasuk akhir pekan pada 20-21 September 2025.
Setiap harinya, penjualan dilakukan di 24 desa atau kelurahan dengan jam pelayanan pukul 08.00–12.00 WIB.
“Kami minta dukungan dari pihak kecamatan dan desa agar pembelian beras bisa tertib dan tepat sasaran,” tukasnya.(ih/mmt).